SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Proyek pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di dua ruas jalan utama Kota Sampit, yakni Jalan Pramuka dan Jalan Pemuda, mulai dikerjakan. Pemasangan PJU ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat.

Bupati Kotim, Halikinnor, melakukan pengecekan langsung ke lokasi pemasangan titik-titik lampu jalan tersebut, Rabu, 4 Juni 2025. Ia menyebut bahwa ruas jalan ini selama ini dikenal gelap karena belum dilengkapi penerangan yang memadai.

“Jalan ini selama ini gelap, belum ada lampunya. Dengan PJU ini, harapan kita jalur ini jadi terang, masyarakat bisa lebih nyaman dan aman saat melintas,” ujar Halikinnor.

Proyek PJU tersebut mencakup 81 titik lampu di Jalan Pemuda dan 83 titik di Jalan Pramuka. Halikinnor berharap dengan penerangan yang lebih baik, potensi kejahatan di malam hari dapat ditekan karena area lebih mudah dipantau dan diawasi.

“Dengan jalan yang terang, otomatis orang tidak akan mudah melakukan hal-hal negatif. Jalan yang terang bisa dimonitor oleh banyak orang,” tambahnya.

Dirinya mengimbau masyarakat untuk menjaga fasilitas PJU yang dibangun menggunakan dana dari masyarakat melalui pajak. Ia menekankan bahwa lampu jalan ini bukan hanya milik pemerintah, tapi milik bersama yang harus dijaga agar awet dan bermanfaat dalam jangka panjang.

“Jangan anggap ini milik pemerintah. Ini milik kita semua, jadi harus kita jaga agar tetap awet dan lestari,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan agar tidak ada aktivitas berjualan liar di sepanjang jalan setelah pemasangan lampu selesai. Karena pemerintah berencana menata kawasan tersebut dengan menambahkan jalur jogging dan tempat santai, bukan area pasar.

“Kami akan buat jogging track dan tempat santai, tapi tidak ada tempat berjualan di sana. Karena nanti pasar-pasar yang ada juga akan kita tertibkan bertahap,” tegasnya.

Proyek pemasangan PJU ini merupakan bagian dari program prioritas Pemkab Kotim dalam menciptakan kota yang terang, aman, dan tertata rapi. Selain meningkatkan estetika kota, penerangan jalan juga menjadi langkah konkret dalam mendukung aktivitas masyarakat di malam hari. (DEWI PATMALASARI/j)