BORNEONEWS, Sampit – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar pelatihan penyiapan tenaga kompeten Brigade Pangan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Kotim.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim, Sepnita menekankan pentingnya peran Brigade Pangan dalam menjamin ketersediaan dan aksesibilitas pangan bagi masyarakat.
"Saya berharap dengan adanya pelatihan itu dapat menghasilkan tenaga-tenaga terampil dan profesional yang mampu menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa mendatang," ucapnya, Rabu, 4 Juni 2025.
Pelatihan tersebut mencakup berbagai materi, mulai dari teknik budidaya pertanian modern, pengelolaan pasca panen, hingga strategi distribusi pangan yang efektif dan efisien.
Ia berharap para peserta pelatihan nantinya dapat menyiapkan tenaga yang kompeten untuk Brigade Pangan. Selanjutnya para tenaga Brigade Pangan mampu mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk berkontribusi aktif dalam menjaga ketahanan pangan di Kotim.
Dengan adanya Brigade Pangan yang kompeten, diharapkan dapat tercipta sistem ketahanan pangan yang lebih kuat dan berkelanjutan di wilayah tersebut.
Keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada komitmen dan kerjasama semua pihak yang terlibat. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim berkomitmen untuk terus mendukung dan membina Brigade Pangan agar dapat menjalankan tugasnya dengan optimal.
Saat ini ada sekitar 18 Brigade Pangan yang mendukung upaya mewujudkan ketahanan pangan di daerah itu. Masing-masing Brigade Pangan mengelola lahan berkisar 200 hingga 262 hektare. Luas lahan yang dikelola 18 Brigade Pangan tersebut mencapai 3.952 hektare.
Ke-18 Brigade Pangan ini tersebar di Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit sebanyak 12 brigade, Desa Parebok, Kecamatan Teluk Sampit 2 brigade, Desa Kuin Permai, Kecamatan Teluk Sampit 3 brigade, dan Desa Hanaut, Kecamatan Pulau Hanaut 1 brigade. (DEVIANA/j)









