BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menyerahkan 161 ekor hewan kurban kepada para takmir masjid dan mushalla yang tersebar di enam kecamatan, Kamis, 5 Juni 2025.
Penyerahan hewan kurban tersebut dilaksanakan di halaman belakang Kantor Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Jalan Pasir Panjang - Kumpai Batu, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan.
Bupati Kobar, Nurhidayah menyampaikan bahwa hewan kurban yang disalurkan merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Kobar, pihak ketiga, serta bantuan langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto dan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran.
"Hewan kurban ini sudah kita programkan. Selain dari anggaran daerah, juga ada bantuan dari pihak ketiga dan yang membanggakan, Kobar tahun ini mendapat hewan kurban dari Bapak Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran," jelas Bupati.
Bupati mengatakan selain dari pemerintah pusat, bantuan juga datang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang difasilitasi langsung oleh Gubernur Agustiar Sabran.
"Alhamdulillah, ternyata gayung bersambut. Bapak Gubernur juga memberikan bantuan, tadi laporannya ada kurang lebih 50 ekor. Sekali lagi kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur," jelas Nurhidayah.
Bupati mengatakan penyerahan hewan kurban ini merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab sosial pemerintah daerah kepada masyarakat, khususnya dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.
"Sapi-sapi yang akan dibagikan ini khususnya yang difasilitasi pemerintah daerah, kita ambil dari peternak lokal Kobar, dari sentra peternakan rakyat (SPR). Insyaallah sehat dan sudah melalui pemeriksaan teknis dari dinas terkait," jelas Nurhidayah.
Nurhidayah berharap agar hewan kurban yang diterima bisa dibagikan kepada yang benar-benar berhak menerimanya.
"Harapannya daging kurban ini diberikan kepada masyarakat yang memang berhak. Ini adalah bentuk kepedulian sosial kita semua," jelas Nurhidayah.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada pihak ketiga yang telah menyalurkan hewan kurban melalui Pemkab Kobar sehingga distribusi bisa menjangkau enam kecamatan.
"Kami sudah menyerahkan hewan kurban di lima kecamatan. Hari ini giliran Pangkalan Lada, jadi lengkap enam kecamatan," jelas Bupati.
Nurhidayah menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya menyiasati penyerahan hewan kurban dengan pola “Safari Kurban”.
"Selama ini kita hanya serahkan secara simbolis di dalam kota. Tahun ini kita sampaikan langsung ke kecamatan. Ada masukan dari masyarakat yang bilang Safari Kurban itu hewannya yang safari, jadi kita bawa langsung," jelas Nurhidayah.
Bupati juga mengakui belum semua pengajuan proposal dari masyarakat dapat dipenuhi karena keterbatasan jumlah hewan kurban yang tersedia.
"Kami mohon maaf belum bisa memenuhi semua proposal. Tapi insyaallah, tahun depan mudah-mudahan anggaran mencukupi dan kita bisa akomodir lebih banyak permohonan," pungkasnya. (WAHYU KRIDA/H)









