PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya mewujudkan perayaan Idul Adha 1446 H/2025 yang ramah lingkungan. Menindaklanjuti Surat Edaran Wali Kota Nomor: 000/3/DLH/V/2025 tentang Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha Tanpa Sampah Plastik, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Palangka Raya memberikan alternatif solusi bagi masyarakat dalam pengemasan daging kurban.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, B3, dan Pertamanan (PSLB3) DLH Palangka Raya, Teguh Jaya Permana, memaparkan tujuh alternatif wadah pengganti kantong plastik yang dapat digunakan.

Alternatif tersebut meliputi wadah guna ulang, tas purun, besek daun kelapa, besek daun pandan, besek bambu, daun jati, dan daun pisang. Semua pilihan ini ramah lingkungan dan mudah didapat di sekitar masyarakat.

Penggunaan wadah-wadah tersebut dinilai lebih ramah lingkungan daripada kantong plastik sekali pakai. Wadah-wadah ini dapat terurai secara alami dan tidak mencemari lingkungan.

Selain itu, beberapa di antaranya merupakan produk lokal yang dapat mendukung perekonomian masyarakat setempat.

"Mari sama-sama kita kurangi penggunaan sampah plastik di hari raya Idul Adha 2025," ajak Teguh Jaya Permana, Kamis, 5 Juni 2025.

Ia berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam upaya mengurangi sampah plastik dengan memanfaatkan alternatif wadah yang telah disebutkan. Partisipasi aktif masyarakat merupakan kunci keberhasilan program ini.

Dengan beragam pilihan alternatif yang ditawarkan, diharapkan masyarakat memiliki kemudahan dalam memilih wadah yang sesuai dengan kebutuhan dan ketersediaan. DLH Palangka Raya berharap masyarakat dapat bijak dalam memilih dan menggunakan kemasan untuk daging kurban, sehingga dapat berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

"Program ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya dalam mengurangi dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan," pungkasnya. (PATHUR/H)