PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Komisi III DPRD Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, menyuarakan pentingnya percepatan pembangunan Kota Layak Anak (KLA) di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. 

Ia menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak serta menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah bagi tumbuh kembang generasi muda.

Menurut Rana, Kota Layak Anak bukan hanya sekadar program seremonial, tetapi merupakan sistem pembangunan yang berkelanjutan dan harus melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga media.

"Pemenuhan hak anak adalah indikator penting dari kualitas pembangunan suatu kota. Palangka Raya harus menjadi kota yang benar-benar layak bagi anak-anak untuk tumbuh, belajar, dan bermain dengan aman," ujarnya, Kamis, 5 Juni 2025.

Ia menambahkan, sejumlah aspek harus diperhatikan dalam mewujudkan KLA, seperti peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan, penyediaan ruang terbuka ramah anak, perlindungan dari kekerasan, serta penguatan peran keluarga dan masyarakat.

Rana juga menyoroti perlunya sinergi antarinstansi dalam upaya tersebut. Komisi III DPRD Palangka Raya, kata dia, siap memberikan dukungan baik dalam bentuk pengawasan maupun kebijakan anggaran agar program KLA dapat berjalan optimal.

"Kami mendorong Pemko Palangka Raya melalui instansi terkait untuk memperkuat kebijakan yang berpihak pada anak serta mempercepat capaian indikator-indikator KLA yang ditetapkan oleh pemerintah pusat," tegasnya.

Dengan adanya komitmen kuat dari legislatif dan eksekutif, ia optimistis Palangka Raya dapat meraih predikat Kota Layak Anak yang lebih tinggi di masa mendatang, sekaligus menjadi contoh kota ramah anak di wilayah Kalimantan. (MARINI/j)