PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan, mengimbau para pelaku usaha layanan keuangan seperti BRI Link agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, terutama pencurian dan perampokan. Salah satu langkah yang disarankannya adalah dengan memasang kamera pengawas (CCTV) di lokasi usaha.

Hatir menilai bahwa pelaku usaha BRI Link rentan menjadi target aksi kejahatan karena sering melakukan transaksi tunai dalam jumlah besar. 

Oleh karena itu, pemasangan CCTV dianggap sebagai bentuk antisipasi sekaligus upaya preventif yang dapat membantu aparat penegak hukum jika terjadi kejadian yang tidak diinginkan.

“Kami minta para pelaku usaha, khususnya pemilik BRI Link, untuk melengkapi tempat usahanya dengan kamera pengawas. Ini penting sebagai upaya pencegahan dan juga bisa menjadi bukti bila terjadi tindakan kriminal,” ujar Hatir, Kamis 5 Juni 2025.

Ia juga mengingatkan agar pelaku usaha tidak lengah dalam menjaga keamanan, terutama saat jam-jam sibuk transaksi. Selain memasang kamera pengawas, Hatir menyarankan agar pelaku usaha juga mempertimbangkan penggunaan brankas penyimpanan uang serta menjalin komunikasi aktif dengan aparat keamanan di lingkungan masing-masing.

“Koordinasi dengan pihak kepolisian atau Babinkamtibmas setempat juga sangat penting. Lingkungan yang waspada akan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan,” tegasnya.

Hatir berharap imbauan ini dapat diterapkan secara luas agar iklim usaha mikro di Palangka Raya tetap aman dan nyaman, serta tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (MARINI/j)