BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebagai bagian dari program ketahanan pangan berkelanjutan, panen bersama dan penanaman kembali jagung hybrida Syngenta NK212 dilaksanakan di PT Menteng Kencana Mas atau MKM, Kabupaten Pulang Pisau pada Kamis, 5 Juni 2025. Program ini merupakan langkah strategis dalam menyukseskan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang dijalankan serentak di seluruh Indonesia.
Regional Head III PT Menteng Kencana Mas atau MKM Wilayah Operasional Kabupaten Pulang Pisau, Adam Silvanus, Sp, MP mengungkapkan bahwa panen kali ini dilakukan di PT MKM. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, Danrem 102/Panju Panjung, Brigadir Jenderal TNI Elok Wimoko, serta Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa’i.
Kegiatan serupa juga berlangsung di PT Sepakar Yasa Kartika, dihadiri oleh Kapolres Pulang Pisau dan Kapolsek setempat.
"Hari ini panen pertama dengan luas tanam 1,5 hektar dan tanam kedua dengan luas 1 hektar baru. Dari panen ini, kita mendapatkan 7,8 ton jagung bonggol serta 4,9 ton jagung pipil," ujar Adam kepada Borneonews.
Panen ini menunjukkan keberhasilan program ketahanan pangan yang menargetkan produksi jagung dalam dua musim. Dengan rotasi tanam yang berkelanjutan, diharapkan petani dapat memperoleh hasil yang lebih stabil dan meningkatkan produktivitas pertanian daerah.
Program ini sejalan dengan semangat Citra Borneo Indah atau CBI Group, yakni "Karya Nyata untuk Negeri." MKM, bersama PT Sepalar Yasa Kartika, terus berkomitmen dalam mendukung pertumbuhan sektor pertanian nasional dengan inovasi dan pendampingan terhadap petani.
Dengan hasil panen yang menggembirakan, pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan optimis terhadap keberlanjutan program ini, mengarah pada swasembada pangan yang lebih kuat untuk masa depan.(TESTI PRISCILLA/j)









