SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Perayaan malam takbiran Iduladha 1446 Hijriah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berlangsung meriah dan semarak dengan digelarnya Pawai Mobil Hias, Kamis, 5 Juni 2025.

Sebanyak 63 peserta dari berbagai instansi, organisasi, masjid, hingga masyarakat umum turut ambil bagian, menampilkan ragam kreativitas dalam bentuk mobil hias bernuansa Islami. 

“Alhamdulillah pada malam penuh berkah ini kita bisa berkumpul dalam rangka pelepasan pawai takbir menyambut Iduladha. Ini adalah bentuk syiar Islam, serta momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan semangat membangun Kotim bersama,” ujar Bupati Kotim Halikinnor.

Dirinya melepas peserta pawai takbiran di Jalan A Yani depan Rumah Jabatan Bupati. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kotim Irawati, Ketua DPRD Kotim Rimbun, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, dan Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Muhammad Tandri Subrata.

Takbir menggema, menghiasi malam Iduladha di Kota Sampit. Mobil-mobil yang telah dihias dengan lampu  dan dekorasi bernuansa Islami mengelilingi kota sepanjang rute yang telah ditentukan.

Masyarakat tumpah ruah ke pinggir jalan, menyaksikan iring-iringan pawai yang berjalan meriah. Pawai mobil hias ini bukan hanya ekspresi kegembiraan menyambut Iduladha, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi masyarakat Kotim.

Halikinnor mengatakan, pawai takbir Iduladha tidak hanya sebagai simbol sukacita, tetapi juga sebagai media syiar Islam yang damai dan penuh toleransi.

“Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi ajang syiar Islam ke tengah masyarakat tentang ajaran Islam yang aman, damai, dan saling menjaga toleransi,” katanya.

Ia berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, termasuk jajaran Polres Kotim, Kodim 1015 Sampit, dan petugas keamanan lainnya.

Pawai mobil hias ini menjadi salah satu daya tarik malam takbiran di Sampit yang dinanti-nanti warga. Tidak sedikit masyarakat yang datang bersama keluarga untuk menyaksikan langsung pawai dari titik start hingga finish.

“Setiap tahun saya dan anak-anak pasti nonton pawai mobil hias. Seru, ramai, dan sekaligus mengenalkan anak-anak pada tradisi Islam yang positif,” ujar Mardiana, salah satu warga. (DEWI PATMALASARI/H)