PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Keberhasilan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2025 menjadi bukti nyata komitmen Kalimantan Tengah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kegiatan yang berlangsung di areal pertanian PT Menteng Kencana Mas atau MKM, Desa Tahai, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo dan terhubung langsung secara virtual dengan Presiden Republik Indonesia.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa swasembada pangan adalah kunci utama bagi kemandirian bangsa.

"Tidak ada bangsa yang merdeka kalau tidak bisa produksi pangannya sendiri," ujar Presiden dalam sambutan yang disiarkan secara nasional.

Pernyataan ini mempertegas urgensi peningkatan kapasitas pertanian di setiap daerah.

Panen raya ini tidak hanya berlangsung di Kalimantan Tengah, tetapi juga serentak di 36 Polda se-Indonesia dengan pusat kegiatan di Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Kapolri melaporkan bahwa luas lahan jagung yang dipanen mencapai 344.524,37 hektar dengan perkiraan hasil produksi antara 1,78 hingga 2,54 juta ton jagung.

Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi petani dalam program ini.

"Kalimantan Tengah memiliki potensi besar dalam pengembangan jagung sebagai komoditas unggulan, baik untuk kebutuhan pangan maupun industri pakan ternak," kata Wagub.

Selain meningkatkan hasil produksi, panen raya ini juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem pertanian. Teknologi pertanian modern, penyediaan benih unggul, serta fasilitas irigasi yang memadai menjadi bagian dari strategi peningkatan produktivitas yang akan terus dikembangkan.

Para petani yang terlibat dalam program ini turut menyampaikan harapan agar pemerintah terus memberikan dukungan dalam bentuk kebijakan dan akses pasar yang lebih luas. Stabilitas harga serta kepastian distribusi hasil panen menjadi aspek krusial dalam menjaga kesejahteraan petani.

Kegiatan ini juga sejalan dengan visi Kalimantan Tengah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, pertanian jagung di wilayah ini berpotensi menjadi pilar utama dalam mencapai swasembada pangan.

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II-2025 menjadi langkah konkret dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan petani semakin memperkuat komitmen Indonesia dalam membangun sistem pangan yang berkelanjutan. (TESTI PRISCILLA/H)