BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menekankan pentingnya transformasi digital dalam pemerintahan sebagai sebuah keharusan, bukan lagi sekadar pilihan.
Ia menyampaikan hal tersebut dalam sebuah pernyataan resmi, mengungkapkan bahwa digitalisasi merupakan kunci untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan.
Tujuan utama dari transformasi digital ini, menurut Wali Kota, adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Palangka Raya Dengan sistem pemerintahan yang lebih efisien dan transparan, diharapkan pelayanan publik dapat ditingkatkan secara signifikan.
Fairid juga menekankan pentingnya jangkauan transformasi digital yang merata. Seluruh lapisan masyarakat Palangka Raya harus dapat merasakan manfaat dari digitalisasi, termasuk dalam hal akses layanan keuangan dan transaksi pemerintahan secara online.
"Transformasi digital diharapkan dapat menghadirkan sistem pemerintahan yang lebih tanggap, cepat, dan terintegrasi," ungkapnya, Sabtu, 7 Juni 2025.
Dengan sistem yang terintegrasi, berbagai layanan pemerintahan dapat diakses dengan mudah dan cepat, tanpa perlu melalui birokrasi yang rumit dan memakan waktu. Ini akan meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik.
"Digitalisasi adalah jembatan menuju pelayanan publik yang lebih baik," tegas Wali Kota Fairid.
Ia berkomitmen untuk memastikan bahwa dampak positif dari transformasi digital dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat Palangka Raya, Pemerintah akan terus berupaya untuk mempercepat dan memperluas jangkauan program digitalisasi.
Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus berupaya untuk memastikan keberhasilan transformasi digital ini. Komitmen ini meliputi penyediaan infrastruktur yang memadai, pelatihan bagi para pegawai, dan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan teknologi digital dengan efektif.
"Harapannya, Palangka Raya akan menjadi kota yang lebih maju dan sejahtera berkat transformasi digital ini," pungkasnya. (PATHUR/j)









