PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Hingga 4 Juni 2025, telah terjadi 61 kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah dengan luas lahan terbakar mencapai 32,23 hektare.

Analisis citra satelit menunjukkan total lahan terbakar mencapai 66,06 hektare, berdasarkan laporan posko krisis karhutla Pusdalops-PB.

“Peringatan dini dari BMKG menyebut musim kemarau mulai masuk pada 11 Juni dan mencapai puncaknya di bulan Juli sampai Agustus. Ini menjadi alarm bagi kita semua untuk meningkatkan kesiapsiagaan mulai dari sekarang,” ujar Kepala BPBD Kalteng Ahmad Toyib, Sabtu, 7 Juni 2025.

BPBD Provinsi Kalteng telah mengaktifkan 77 Poslap di 52 kecamatan dan 76 desa/kelurahan untuk mempercepat respons kebakaran.

Tiap Poslap diperkuat 539 personel gabungan serta dukungan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan MPA. Di Poslap Resort Bangah Taman Nasional Sebangau, personel didampingi Polisi Kehutanan.

“Dengan kerja sama semua pihak, kita bisa wujudkan Kalteng bebas kabut asap dan masyarakat yang sejahtera,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/j)