PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sebanyak 539 personel gabungan disiagakan BPBD Kalteng di 77 pos lapangan untuk mendeteksi dan menangani kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau 2025.

Petugas disebar ke 52 kecamatan dan 76 desa/kelurahan yang dinilai rawan karhutla, dengan melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa, MPA, dan Polisi Kehutanan di kawasan taman nasional.

“Deteksi dini ini sangat penting untuk mencegah terjadinya karhutla meluas. Kita tidak bisa menunggu api membesar. Harus ada upaya-upaya yang dilakukan bersama masyarakat,” ujar Kepala BPBD Provinsi Kalteng Ahmad Toyib, Sabtu, 7 Juni 2025.

Tugas personel di Poslap meliputi patroli rutin, sosialisasi larangan bakar lahan, pengecekan sumber air, dan pembasahan wilayah rawan kebakaran.

Pengaktifan pos ini merupakan bagian dari program 100 hari Gubernur dan Wakil Gubernur dalam mewujudkan Kalteng Bebas Kabut Asap 2025.

Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah hingga tingkat desa dan sinergi antar lembaga termasuk TNI dan Polri. (HERMAWAN DP/j)