BORNEONEWS, Palangka Raya – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong perubahan pola hidup masyarakat menuju perilaku yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan, terutama dalam mengurangi sampah plastik sekali pakai.
“Upaya menjaga bumi dimulai dari hal sederhana seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam aktivitas harian,” kata Kepala DLH Kalteng, Joni Harta, di Palangka Raya, Sabtu, 7 Juni 2025.
Joni menegaskan bahwa sampah plastik masih menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pelestarian lingkungan. Ia mengajak seluruh pihak, baik individu maupun lembaga, untuk ikut andil dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
“Persoalan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Joni berharap peringatan Hari Lingkungan Hidup yang jatuh setiap 5 Juni tidak hanya menjadi seremoni, tetapi menjadi momentum refleksi dan aksi nyata. Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran lingkungan dari tingkat paling dasar, yaitu individu.
Gerakan ramah lingkungan ini sejalan dengan arah pembangunan Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo, yang mengusung visi "Kalteng Berkah dan Kalteng Maju".
“Kalau kita ingin Kalimantan Tengah benar-benar maju, maka kesadaran lingkungan harus menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari,” tegas Joni.









