BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah masih menghadapi kendala dalam mengoperasikan secara penuh Jembatan Sei Jelai yang menghubungkan Kabupaten Sukamara dengan Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Meski pembangunannya rampung pada 2023, jembatan tersebut masih belum dapat difungsikan secara maksimal.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng, Herson B. Aden mengatakan, saat ini masih terdapat kendala infrastruktur jalan pendukung.
Disana sepanjang 2,5 kilometer yang belum layak serta 350 meter jalan yang memerlukan penanganan khusus. Hal ini menjadi hambatan utama dalam pengoperasian jembatan.
“Jembatan Jelai belum sepenuhnya bisa digunakan. Saat ini masih ada sekitar 2,5 kilometer jalan yang belum layak, ditambah 350 meter yang memerlukan penanganan dan perawatan khusus,” jelas Herson di Kabupaten Sukamara, Sabtu, 7 Juni 2025.
--page
Herson juga menyebutkan telah ada inisiatif dari pemerintah provinsi untuk melakukan intervensi, serta kesiapan dari beberapa perusahaan sekitar kawasan tersebut untuk ikut mendukung pembangunan jalan penghubung.
“Kita harapkan sinergi ini dapat terealisasi, dan akan segera kami laporkan kepada Bapak Gubernur,” ujarnya. (HERMAWAN DP/Y)









