BORNEONEWS, PANGKALAN BUN - Setelah melakukan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS), rencananya Kamis (20/10/2016) mendatang, akan digelar rapat pleno di tingkat kecamatan.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Siti Wahidah menerangkan, Rapat pleno di tingkat kecamatan itu akan menetapkan keabsahan berkas perbaikan dokumen bukti dukungan bagi bakal calon yang maju melalui jalur perseorangan (independen).
"Akan digelar rapat pleno secara serentak di enam kecamatan, kamis mendatang," ujar Siti Wahidah. Selasa (18/10/2016).
Bagi bakal calon yang maju melalui jalur perseorangan, lanjut Siti Wahidah, nasibnya akan ditentukan pada rapat pleno di tingkat kecamatan dan kabupaten. Jika dalam rapat pleno dinyatakan tidak lolos, mereka (balon perseorangan) tidak dapat mengikuti tahapan berikutnya (penetapan menjadi calon).
"Mereka hanya diberikan satu kali kesempatan untuk melakukan perbaikan," ujarnya.
Sebelumnya, dua pasang bakal calon yang maju melalui jalur perseorangan yakni pasangan Eko Sumarno-Yudie Junas (Eko-Yu') dan pasangan Indrawan Sakti-Nurhanuddin (Indranur) harus menyerahkan berkas perbaikan syarat dukungan karena tidak mampu melewati ambang batas yang ditetapkan, yakni sebanyak 19.575.
Pada masa pengumpulan dukungan tahap pertama, pasangan Indranur mengantongi 16.168 dokumen bukti dukungan dan pasangan Eko-Yu' sebanyak 14.949 bukti dukungan yang dinyatakan memenuhi syarat.
Saat masa perbaikan, Pasangan Eko-Yu' menyerahkan sebanyak 16.589 bukti dukungan, sementara pasangan Indranur menyerahkan 12.298 bukti dukungan. (UD/*)
Verifikasi Usai, PPK dan KPU Kobar akan Gelar Rapat Pleno
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







