PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Turnamen bola basket yang diselenggarakan oleh Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) resmi digelar di Sport Center Pangkalan Bun mulai 8 hingga 14 Juni 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh 9 tim putra dan 6 tim putri yang berasal dari berbagai klub di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Ketua DPD PERBASI Provinsi Kalimantan Tengah, Akhmad Junuryansyah Bagan, turut hadir dalam pembukaan turnamen ini. Dia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya event olahraga ini yang dinilai sangat penting untuk pembinaan prestasi atlet basket di daerah.

“Event ini merupakan event yang sangat baik yang mana ini akan mendukung pembinaan prestasi atlet bola basket khususnya di Kotawaringin Barat dan umumnya di Provinsi Kalimantan Tengah. Harapannya, kegiatan-kegiatan seperti ini selalu mendapat dukungan dan terus berlanjut agar nantinya bisa membangkitkan animo bola basket di Kobar dan Provinsi Kalteng,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PERBASI Kotawaringin Barat Muhammad Isro Wahyudin mengatakan turnamen ini sekaligus menjadi ajang persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026, di mana rencananya Kobar akan bertindak sebagai tuan rumah.

“Ada 9 tim putra dan 6 tim putri yang berpartisipasi. Tentunya ini menjadi bagian dari persiapan ke depan. Karena kita ketahui rencananya, Porprov 2026 nanti Kobar jadi tuan rumah, dan ini PR besar bagi kami PERBASI Kobar untuk mempersiapkan atlet-atlet yang akan bertarung. Saya mohon doa dan dukungan masyarakat semua untuk kesuksesan olahraga basket di Kotawaringin Barat. Terima kasih juga kepada pemerintah daerah Kotawaringin Barat atas fasilitas sarana dan prasarana yang diberikan untuk cabor bola basket,” ujarnya.

Sementara perwakilan peserta, Ibnu dari tim Heros menyatakan antusiasmenya mengikuti turnamen ini. Ia menyebut, timnya telah melakukan persiapan selama dua hingga tiga bulan terakhir dengan target meraih juara pertama.

“Kami sudah persiapan dua sampai tiga bulan lalu, targetnya tentu juara 1. Bagi pecinta basket di Kobar, kami bersyukur karena hampir dua atau tiga tahun terakhir ini vakum, basket ini sempat mati suri. Semoga ke depannya event-event seperti ini terus ada lagi,” kata Ibnu.

Tak hanya peserta, antusiasme juga datang dari penonton. Salah satunya Karin, siswi yang aktif di ekskul basket di sekolahnya. Ia bersama teman-temannya datang menyaksikan turnamen ini untuk mendukung tim favorit sekaligus menikmati atmosfer pertandingan.

“Kami menonton turnamen basket ini karena sangat tertarik dengan dunia perbasketan. Kebetulan kami juga ikut ekskul basket di sekolah. Seru perlombaannya, dan semoga lebih sering diadakan lagi,” ujarnya.

Turnamen ini diharapkan mampu menjadi titik awal kebangkitan olahraga bola basket di Kobar, sekaligus mempersiapkan atlet-atlet potensial untuk bersaing di ajang yang lebih besar di tingkat provinsi maupun nasional. (SITI AKOBAH/H)