BORNEONEWS, Sampit – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meresmikan koperasi merah putih di Kelurahan Mentawa Baru Hilir (MB Hilir), Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin, 9 Juni 2025.
Koperasi tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut program nasional sesuai arahan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto dalam penguatan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.
“Ini adalah perintah langsung dari Presiden. Saya yakin dan optimis Koperasi Merah Putih akan berjalan sebagaimana mestinya. Manfaatnya sangat banyak, mulai dari pemenuhan gizi masyarakat hingga perputaran ekonomi di desa,” kata Agustiar.
Agustiar mengatakan keberadaan koperasi merah putih nantinya akan memberi dampak positif bagi masyarakat desa dan kelurahan. Karena usaha akan digerakkan sesuai potensi wilayah Desa maupun Kelurahan sehingga perekonomian di wilayah tersebut berkembang lebih baik.
Bupati Kotim, Halikinnor, menyambut baik pendirian koperasi tersebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim bahkan turut membiayai akta pendirian koperasi sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan ekonomi lokal.
“Kami akan fasilitasi koperasi ini agar dapat berkembang. Misalnya untuk usaha minyak goreng, sembako, hingga pupuk bersubsidi, semuanya bisa dikerjasamakan melalui koperasi secara legal,” ujar Halikinnor.
Lurah Mentawa Baru Hilir Rita Purwanto mengatakan, proses pendirian koperasi berjalan cepat dan lancar. Dimulai dari pembentukan pengurus hingga terbitnya akta notaris pada 21 Mei 2025. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, bahkan kurang lebih 600 warga telah mendaftar sebagai anggota koperasi, melampaui syarat minimal 500 anggota.
“Setiap RT menghubungi kami untuk menanyakan tata cara pendaftaran menjadi anggota. Jenis usaha koperasi akan disesuaikan dengan potensi lokal. Untuk Koperasi Merah Putih di Kelurahan MB Hilir akan mengelola usaha fotokopi, sembako, dan pupuk pertanian,” tutur Rita.
Ia menambahkan, modal usaha koperasi akan diperoleh melalui proposal yang diajukan kepada pemerintah. Rita berharap petunjuk teknis pelaksanaan koperasi merah putih segera diterbitkan agar kegiatan koperasi terlaksana.
Pendirian Koperasi Merah Putih di MB Hilir juga mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat, seperti tokoh masyarakat, LPMK, relawan, dan organisasi. Mereka siap berperan aktif dalam menjalankan dan mengembangkan koperasi.
“Saya optimis koperasi ini akan memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat di Kelurahan MB Hilir,” pungkas Rita. (DEWI PATMALASARI/j)









