BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menekankan pentingnya sinergi antarunsur pemerintahan dalam mendukung pembangunan dan menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok.
Agustiar menyoroti peran penting semua elemen pemerintahan dari tingkat provinsi hingga desa dalam menjaga gejolak harga.
Ia menyebut Forkopimda, Danrem, Kapolda, Kajati, serta perangkat desa seperti Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa, dan Lembaga Adat sebagai bagian penting dalam kerja sama lintas sektor.
“Pemerintah Provinsi berkomitmen menjaga daya beli masyarakat melalui intervensi pasar seperti pasar murah dan gerakan pangan murah ini agar harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau,” jelasnya, saat rangkaian Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kalteng, baru baru ini.
Sementara itu, pelaksana tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah Agus Candra menjelaskan bahwa GPM merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
"Gerakan Pangan Murah ini menyediakan beras 3 (tiga) ton, minyak goreng 500 liter, bawang merah 200 kg, bawang putih 200 kg, gula pasir 500 kg, dan telur ayam 200 tabak," pungkasnya. (HERMAWAN DP/R)
Gubernur Kalteng Dorong Kolaborasi Pemerintah Jaga Stabilitas Pangan
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gubernur Kalteng Tegaskan Komitmen Siapkan Fasilitas Kesehatan Warga Terdampak Kabut Asap
Luas Karhutla Kalteng 2026 Sekitar 15 Kali Lipat Tahun Lalu, Seruyan dan Kotim Melonjak Tajam
OJK Kalteng Perkuat Inklusi Keuangan hingga Desa, Sasar Penyandang Disabilitas dan Pelajar
Menkes Apresiasi Penanganan ISPA Pemko Palangka Raya di Tengah Kabut Asap
Polusi Udara Kalteng Tertinggi, Saat Menkes RI Kunjungan Ke Kota Palangka Raya
Menkes Ungkap Dampak Kabut Asap di Kalteng, Pasien Masuk RS Naik Tiga Kali Lipat
Komentar (0)
Memuat komentar…







