BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Kepala Bulog Sampit, M. Azhar Fuad menyampaikan bahwa hingga saat ini, penyerapan gabah dan jagung dari petani di Kabupaten Seruyan telah mencapai 2.400 ton.
Hal itu disampaikan saat melakukan pertemuan bersama Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda di ruang kerja Bupati Seruyan, Selasa, 10 Juni 2025.
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, menyambut baik capaian dalam penyerapan gabah dan jagung dari petani di Kabupaten Seruyan oleh pihak Bulog Sampit dan menekankan pentingnya sektor pertanian sebagai penggerak utama perekonomian daerah.
“Kita sangat bersyukur capaian serapan gabah kita cukup tinggi, karena berdasarkan data serapan lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lain, namun belum bisa dua kali panen dalam satu tahun,“ katanya.
Lebih lanjut dikatakan, dalam pertemuan tersebut turut dibahas tentang potensi pengembangan usaha pengolahan beras, termasuk investasi dalam fasilitas pengeringan dan pabrik pengolahan beras modern.
--page
Dengan potensi lahan yang ada di Kabupaten Seruyan, diperkirakan dapat menghasilkan 2000 ton gabah yang dapat diolah menjadi beras.
“Kita berencana untuk menghitung secara cermat potensi lahan yang ada, sehingga dapat dimaksimalkan produktivitasnya, “ ungkapnya.
Selain itu, meminta masukan dari Kepala Bulog Sampit mengenai langkah-langkah strategis yang dapat memberikan dampak langsung positif bagi petani di Kabupaten Seruyan. (FAHRUL/y)









