PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat 3 (UPP KLB 3) melakukan pemeriksaan bersama di Gardu Induk (GI) 150 kV Mintin yang telah beroperasi dan saat ini memasuki masa pemeliharaan.

Kegiatan ini dilaksanakan pada 10–11 Juni 2025 sebagai bagian dari upaya memastikan peralatan bekerja sesuai spesifikasi yang telah ditentukan sejak awal pembangunan.

Pemeriksaan difokuskan pada transformator daya, salah satu komponen utama dalam sistem GI. Tim teknis PLN memantau kondisi peralatan secara menyeluruh, mulai dari suhu kerja, kondisi oli, performa kelistrikan, hingga kondisi fisik di lapangan.

Tujuannya adalah untuk mendeteksi sedini mungkin jika ada potensi gangguan, serta memastikan semua peralatan bekerja dengan baik selama masa pemeliharaan.

“Walaupun gardu sudah beroperasi, kami dari UIP tetap melakukan inspeksi untuk memastikan peralatan bekerja sesuai spesifikasi yang dijanjikan saat proyek dibangun. Ini penting untuk memastikan kualitas dan keandalan sistem,” ujar Muhamad Indra Firdaus, Manager UPP KLB 3.

Sementara itu, Johar Wijaya, General Manager UIP Kalimantan Bagian Barat menambahkan,

“Pemeriksaan ini adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai unit pembangunan. Kami ingin memastikan semua aset yang dibangun tetap andal dan siap mendukung pasokan listrik yang stabil di Kalimantan Tengah,” kata Johar Wijaya.

Dengan kegiatan ini, PLN berharap GI 150 kV Mintin dapat terus berperan penting dalam menjaga kestabilan listrik di Kabupaten Pulang Pisau. PLN melalui UIP KLB akan terus memastikan peralatan berfungsi sesuai performance guarantee dengan monitor selama masa pemeliharaan. Pemantauan selama masa pemeliharaan agar infrastruktur yang dibangun tetap aman, andal, dan sesuai harapan. (TIM BORNEONEWS)