PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Plt. Direktur RSUD Doris Sylvanus Suyuti Syamsul memastikan bahwa secara umum ketersediaan obat di rumah sakit masih mencukupi untuk dua bulan ke depan.

Meski mengakui ada beberapa jenis obat yang kosong, Suyuti menyebut hal itu masih dalam batas wajar karena tidak semua obat bisa tersedia setiap saat.

“Saya pribadi mengambil estimasi aman satu bulan, apalagi kalau misalnya ada lonjakan pasien,” ujar Suyuti di Palangka Raya, Selasa, 10 Juni 2025.

Ia menambahkan bahwa pihak rumah sakit sedang melakukan berbagai langkah efisiensi agar persoalan dapat ditangani sesuai arahan Gubernur.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran sebelumnya telah memerintahkan agar masalah pelayanan dan keuangan segera dibenahi, termasuk di antaranya persoalan utang rumah sakit yang telah berhasil ditekan hingga Rp40 miliar dalam lima bulan terakhir.

Suyuti memastikan pelayanan tetap berjalan normal dan pengelolaan stok obat menjadi bagian dari prioritas utama rumah sakit.

“Kami juga sedang melakukan berbagai langkah efisiensi agar semua persoalan ini bisa diselesaikan secepat mungkin,” tegasnya. (HERMAWAN DP/R)