BORNEONEWS, Palangka Raya - Departemen Head Sustainability SSMS, Andri Najiburrahman melalui kegiatan praktek lapangan SSMS dapat menunjukkan bagaimana Perusahaan menjalankan tata kelola yang bertanggung jawab, mulai dari pengelolaan lingkungan hingga pemberdayaan masyarakat sekitar.
Hal ini lantaran PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS Group kembali dipercaya menjadi lokasi praktik lapangan bagi para calon auditor ISPO atau Indonesian Sustainable Palm Oil.
“Mereka tidak hanya belajar teori di ruang kelas, tetapi juga diajak berkeliling kebun untuk menyaksikan langsung proses pengelolaan tanaman sawit mulai dari pemeliharaan, pemupukan, penyiraman, panen hingga pengolahan buah sawit di pabrik,” kata Andri dalam rilisnya pada Rabu, 11 Juni 2025.
Selain itu, peserta juga diberi kesempatan melihat pengelolaan limbah sawit yang ramah lingkungan.
Di kebun sawit SSMS, limbah diolah menjadi pupuk organik dan sumber energi alternatif di Biogas dan Bio-CNG, sehingga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Keunggulan SSMS dalam penerapan prinsip zero waste dan energi terbarukan, seperti penggunaan biomassa dan pembangunan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan, menjadikan kebun SSMS sebagai laboratorium hidup untuk memahami inovasi keberlanjutan dalam industri sawit.
“Kami percaya, praktek di lapangan itu sangat penting agar calon auditor tidak hanya paham dengan teori, tapi juga dapat mengidentifikasi praktik-praktik terbaik serta potensi risiko selama proses audit berlangsung,” tambah Andri yang juga turut mendampingi kegiatan di lapangan.
Dengan pengalaman nyata ini, Andri berharap para peserta bisa menjadi auditor yang lebih siap dan profesional, serta dapat membantu industri sawit jadi lebih ramah lingkungan dan bertanggung jawab.(TESTI PRISCILLA/R)









