PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menekankan pentingnya sinergi dan inovasi dalam pengendalian Karhutla melalui aktivasi Posko dan Pos Lapangan Satgas Karhutla Tahun 2025, Rabu, 11 Juni 2025.

Apel Aktivasi dipimpin oleh Plt. Sekda Leonard S. Ampung dan dilaksanakan di halaman Pusdalops PB BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah sebagai respons terhadap prakiraan kemarau yang dikeluarkan BMKG.

“Posko Provinsi bertugas mengoordinasikan perencanaan, pengorganisasian, operasional, pengawasan, hingga evaluasi pengendalian karhutla,” jelas Leonard di Palangka Raya, Rabu, 11 Juni 2025.

Ia menyebutkan bahwa jenis bencana slow-onset seperti karhutla membutuhkan langkah mitigasi yang dimulai dari pencegahan, bukan hanya penanganan darurat.

Satgas yang diaktifkan akan beroperasi di 77 titik lokasi prioritas selama 120 hari, meliputi desa dan kelurahan di 13 kabupaten dan 1 kota.

Leonard menegaskan bahwa langkah ini penting demi mewujudkan Kalimantan Tengah bebas kabut asap sesuai dengan visi Kalteng Berkah dan Maju. (HERMAWAN DP/j)