TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Ketua Karang Taruna Kabupaten Barito Timur, Ariwaratanu, memastikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Nariuk ke-5 dan Festival Nikep ke-3. Kepastian itu disampaikannya saat menghadap Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Barito Timur, Herawani, dalam rangka koordinasi bersama pemerintah Desa Pulau Patai dan Desa Lalap, Rabu, 11 Juni 2025.

“Ini bentuk komitmen serius kami sebagai organisasi kepemudaan untuk mendukung penuh pengembangan desa wisata di Barito Timur,” ujar Ariwaratanu.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Kepala Disbudparpora yang telah menerima audiensi dan memberikan arahan demi kelancaran pelaksanaan dua festival budaya tersebut.

Menurutnya, Festival Nariuk yang dipusatkan di Desa Pulau Patai dan Festival Nikep di Desa Lalap, merupakan agenda penting yang tidak hanya menggambarkan kekayaan budaya lokal, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang potensial. 

“Terima kasih juga kepada kepala desa Pulau Patai dan Desa Lalap yang selalu melibatkan adik-adik Karang Taruna dalam pelaksanaan kegiatan setiap tahunnya,” tambahnya.

Dalam tiga tahun terakhir, Karang Taruna Barito Timur tidak hanya terlibat dalam promosi desa wisata, tetapi juga turun langsung membantu persiapan dan pelaksanaan kegiatan sesuai kapasitas organisasi. 

Ariwaratanu menyebut, sinergi yang terjalin bersama Disbudparpora menjadi kunci dalam penguatan peran Karang Taruna di sektor pariwisata dan budaya.

Ia juga terus mendorong agar setiap desa memiliki event atau festival tahunan yang menjadi identitas khas berdasarkan potensi lokal masing-masing. 

“Dengan begitu, kehadiran Karang Taruna bisa lebih terasa dampaknya bagi masyarakat dan pemerintah desa,” katanya. 

Ariwaratanu berharap, festival budaya dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan promosi wisata, pelestarian budaya, serta perputaran ekonomi lokal.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula sejumlah poin penting, seperti jadwal dan lokasi kegiatan, strategi promosi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, serta dukungan terhadap pelaku usaha lokal. 

“Kami ingin Festival Nariuk dan Nikep tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk membangkitkan ekonomi kreatif dan memperkuat citra Barito Timur sebagai daerah yang kaya akan budaya,” tutup Ariwaratanu. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)