BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemerintah Kabupaten Barito Timur bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Tengah terus menggaungkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
Melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Kecamatan Patangkep Tutui pada Rabu, 11 Juni 2025, warga diajak memahami bahwa pajak bukan sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk nyata kontribusi terhadap kemajuan daerah.
Kegiatan ini merupakan hari keempat dari rangkaian sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di wilayah Barito Timur.
Sosialisasi tersebut didukung oleh Jasa Raharja dan difokuskan untuk menyampaikan pentingnya pajak sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan infrastruktur serta layanan publik.
Kepala Seksi Penetapan dan Penerimaan UPTPPD Bapenda Provinsi Kalteng, Sarles, menyebutkan bahwa setiap rupiah dari pajak kendaraan bermotor akan kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan yang bisa langsung dirasakan.
“Pajak yang dibayarkan masyarakat tidak hilang begitu saja. Itu akan dikembalikan melalui pembangunan jalan, fasilitas umum, serta peningkatan pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” katanya.
Sarles juga menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan implementasi dari Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD) Nomor 1 Tahun 2022 serta Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023. Kedua regulasi tersebut memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam optimalisasi pendapatan daerah.
Sementara itu, perwakilan Jasa Raharja Tamiang Layang, Mastafik, turut menyampaikan pentingnya membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Menurutnya, kontribusi tersebut memberikan perlindungan kepada masyarakat saat mengalami kecelakaan lalu lintas.
“Kami juga mengenalkan aplikasi JRku, yang memudahkan masyarakat dalam mengetahui status pembayaran pajak, SWDKLLJ, dan klaim santunan secara digital,” ujar Mastafik.
Sosialisasi ini dipandu oleh Kabid Pajak Bapenda Barito Timur, Debora Iriani Uma, yang memoderatori sesi diskusi interaktif. Antusiasme warga terlihat tinggi, terutama saat sesi tanya jawab berlangsung. Sebagai bentuk apresiasi, panitia membagikan merchandise menarik kepada peserta yang aktif.
Pemerintah berharap, kemudahan akses layanan pembayaran pajak secara digital dan pemahaman yang lebih baik tentang manfaat pajak dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam membangun Barito Timur yang semakin SEGAH - Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah dan Harmonis. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)









