BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas menggelar musyawarah rencana pembangunan (musrembang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang dilaksanakan di GPU Damang Batu, Kamis, 12 Juni 2025.
"Kami juga telah menyusun berbagai program prioritas dalam RPJMD ini selama 5 tahun ke depan. Kami memilih nama program ini yaitu Program Tambun Bungai," kata Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, Kamis, 12 Juni 2025.
Kemudian Jaya menjelaskan mengapa pihaknya memberikan nama Tambun Bungai, yakni karena Kabupaten Gunung Mas merupakan bumi tempat kelahiran kedua tokoh bersaudara ini tepatnya di Desa Tumbang Pajangei. Kedua tokoh ini melambangkan semangat, jiwa patriotisme, keberanian, pantang menyerah serta kerjasama.
Program prioritas tersebut pihaknya tuangkan ke dalam enam Program Tambun Bungai yaitu, Tambun Bungai Maju, Tambun Bungai Sehat, Tambun Bungai Cerdas, Tambun Bungai Mandiri, Tambun Bungai Bermartabat dan Tambun Bungai Melayani.
Jaya mengatakan, program prioritas tersebut disusun untuk menyukseskan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas. Visinya yakni mewujudkan Kabupaten Gunung Mas yang maju, berkelanjutan, berdaya saing, sejahtera dan mandiri.
Dengan misi yakni peningkatan pembangunan infrastruktur wilayah yang terintegrasi dan berkelanjutan, peningkatan kualitas pembangunan SDM yang unggul, berbudaya dan berdaya saing, peningkatan pertumnuhan ekonomi yang inklusif, dan peningkatan reformasi birokrasi.
Olehkarena itu, pada musrenbang RPJMD 2025-2030 Jaya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk dapat saling bersinergi serta adanya keselarasan baik pusat, provinsi dan kabupaten sampai ke tingkat desa agar pembangunan kita lebih cepat dan optimal dalam mencapai kesejahteraan masyarakat.
"Lalu, kepada seluruh pemangku kepentingan saya berharap bahwa seluruh program pembangunan ini mendapat dukungan dan perhatian kita yang kemudian kita rumuskan dan sepakati bersama di dalam berita acara hasil pelaksanaan Musrenbang RPJMD ini," tukasnya.
Selain itu, kepada perangkat daerah teknis yang terkait dengan program 8 quick win, Program Huma Betang Dan Program Tambun Bungai dalam menyusun perencanaan agar dapat diturunkan secara spesifik ke dalam rencana strategis perangkat daerah. (RISKA YULYANA/H)









