BORNEONEWS, Palangka Raya – Sektor pertambangan menjadi penyumbang tertinggi dalam realisasi investasi Kalimantan Tengah triwulan I 2025 dengan nilai Rp2,72 triliun.
Sektor ini mengungguli sektor tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan yang mencapai Rp2,59 triliun, serta sektor industri makanan dengan Rp980,73 miliar.
“Secara akumulatif, sektor primer masih terus mendominasi realisasi investasi di Bumi Tambun Bungai,” ujar Kepala DPMPTSP Kalteng, Sutoyo di Palangka Raya, Rabu, 11 Juni 2025.
Total realisasi investasi pada triwulan ini mencapai Rp7,16 triliun, terdiri atas PMDN Rp3,86 triliun dan PMA Rp3,30 triliun, naik 72,04 persen dibanding triwulan I 2024.
Dari sisi PMDN, pertambangan menyumbang Rp2,20 triliun, diikuti oleh tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan Rp825,43 miliar, serta jasa lainnya Rp434,56 miliar.
Sedangkan pada PMA, sub sektor tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan mendominasi dengan Rp1,76 triliun, disusul industri makanan Rp894,79 miliar, dan pertambangan Rp525,61 miliar. (HERMAWAN DP/R)









