BORNEONEWS, Palangka Raya – Realisasi investasi Kalimantan Tengah triwulan I 2025 mencapai Rp7,16 triliun, dengan komposisi yang cukup seimbang antara PMA dan PMDN.
Penanaman Modal Dalam Negeri tercatat Rp3,86 triliun, sedangkan Penanaman Modal Asing Rp3,30 triliun.
“Secara akumulatif, sektor primer masih terus mendominasi realisasi investasi di Bumi Tambun Bungai,” ujar Kepala DPMPTSP Kalteng, Sutoyo di Palangka Raya, Rabu, 11 Juni 2025.
Sektor pertambangan mencatat investasi tertinggi Rp2,72 triliun, diikuti tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan Rp2,59 triliun, serta industri makanan Rp980,73 miliar.
Pada PMA, sub sektor dominan adalah tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan Rp1,76 triliun, disusul industri makanan Rp894,79 miliar dan pertambangan Rp525,61 miliar.
Untuk PMDN, sub sektor tertinggi adalah pertambangan Rp2,20 triliun, tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan Rp825,43 miliar, serta jasa lainnya Rp434,56 miliar. (HERMAWAN DP/R)









