SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Rencana pembangunan tiga infrastruktur penting di Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terpaksa dibatalkan akibat efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

Salah satu proyek yang ditunda adalah pembangunan jembatan di Desa Keruing, yang sebelumnya telah disetujui oleh Bupati Kotim Halikinnor dan Kepala Dinas SDABMBKPRKP. Namun karena adanya penyusutan anggaran dari pusat, proyek tersebut tidak dapat dilanjutkan dalam waktu dekat.

"Jembatan di Desa Keruing sudah kita usulkan dan sudah di-ACC Bupati dan Kepala Bina Marga. Tapi karena ada pengurangan anggaran dari pusat, proyek ini tertunda," ujar Camat Cempaga Hulu Gusti Mukafi, Kamis, 12 Juni 2025.

Selain jembatan, dua infrastruktur lainnya yang juga batal dibangun adalah jalan menuju SMP Negeri 3 Cempaga Hulu di Plantaran dan jalan akses menuju SMA Negeri 1 Cempaga Hulu. Ketiga usulan tersebut sejatinya sudah masuk dalam daftar prioritas pembangunan, namun tertunda akibat kebijakan efisiensi anggaran.

"Sebenarnya ada tiga yang kami usulkan, yaitu jembatan, jalan ke SMP 3, dan jalan ke SMA 1. Ketiganya sudah masuk, tapi karena efisiensi, tidak bisa dipaksakan," katanya.

--page

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan memahami situasi yang dihadapi pemerintah daerah. (DEWI PATMALASARI/y)