BORNEONEWS, Sampit – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) mengapresiasi upaya percepatan pengembangan Bandara H Asan Sampit oleh pemerintah daerah. Namun, Fraksi PAN juga menyoroti dampak sosial yang ditimbulkan terhadap masyarakat sekitar.
Anggota Fraksi PAN, Supian Hadi menyampaikan, proyek pengembangan Bandara H Asan tidak boleh melupakan hak dan kepentingan masyarakat kecil yang terdampak secara langsung, khususnya mereka yang bermukim di sekitar area bandara.
“Kami sangat mengapresiasi pembangunan ini sebagai langkah strategis mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, pemerintah juga harus bijak dan duduk bersama dengan masyarakat untuk mencari solusi atas dampak sosial yang muncul,” ujar Supian Hadi, Jumat, 13 Juni 2025.
Dirinya menyoroti rencana penutupan akses jalan utama menuju Bengkirai, yang dinilai dapat berdampak serius terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan warga. Jalan tersebut merupakan jalur vital yang selama ini digunakan masyarakat sekitar.
“Jika akses utama ditutup tanpa solusi alternatif yang memadai, maka masyarakat kecil akan sangat dirugikan. Jangan sampai pembangunan infrastruktur besar justru menzolimi masyarakat yang seharusnya kita lindungi,” tegasnya.
Fraksi PAN berharap pemerintah daerah mengambil kebijakan yang seimbang dalam setiap langkah pembangunan, khususnya proyek strategis seperti pengembangan bandara.
“Tujuan pembangunan memang untuk kemajuan daerah, tapi jangan sampai mengorbankan hak dasar masyarakat,” tandasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









