BORNEONEWS, Palangka Raya - Bupati Kapuas, Wiyatno mengatakan memantau langsung kinerja 208 kepala sekolah jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kepala sekolah adalah ujung tombak dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, bukan hanya sebagai manajer di satuan pendidikan, tetapi juga pemimpin pembelajaran, inspirator, dan teladan bagi guru, siswa, dan lingkungan sekitar. Ini akan saya pantau," katanya, Jumat 13 Juni 2025.
Dia mengatakan hal itu menindaklanjuti pelaksanaan pelantikan 208 kepala sekolah pada awal pekan lalu.
"Pelantikan itu adalah amanah, kehormatan, sekaligus tanggung jawab yang besar dalam membentuk generasi penerus bangsa," katanya.
Ia berpesan kepada para kepsek yang baru dilantik agar dapat memahami dan menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesional, dan dedikasi tinggi.
"Jadikan sekolah sebagai tempat tumbuhnya karakter, ilmu pengetahuan, serta akhlak mulia bagi anak-anak kita," katanya.
Saat ini dan pada masa mendatang tantangan dunia pendidikan tidaklah ringan, antara lain era digital, perkembangan zaman, serta kebutuhan dunia kerja yang menuntut dunia pendidikan untuk terus berinovasi.
"Untuk itu, kepala sekolah harus mampu menjadi pemimpin pembelajaran, inspirator, dan teladan bagi guru, siswa, dan lingkungan sekitar,” katanya.
Kepala sekolah harus mampu menjadi agen perubahan yang visioner, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman, tanpa melupakan nilai-nilai kearifan lokal dan budaya daerah.
Dia meminta para kepala sekolah di wilayah itu menjaga amanah dengan baik serta membangun kerja sama yang erat dengan guru, komite sekolah, orang tua dan masyarakat dalam membangun "Kapuas Bersinar" yakni berdaya saing, sejahtera, indah, aman dan religius melalui pelayanan publik yang prima.
"Kita tidak bisa hanya mengandalkan aspek-aspek teknis semata, pemilihan dan penempatan seseorang dalam suatu jabatan strategis harus didasarkan pada pertimbangan holistik dan menyeluruh,” kata Wiyatno.
ANTARA








