BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah pusat menargetkan distribusi 300.000 Smart Board untuk mendukung digitalisasi pembelajaran di seluruh Indonesia dalam Program PHTC Pendidikan 2025.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari transformasi sistem pendidikan nasional agar lebih adaptif dan modern.
“Ketika fisik sekolah membaik dan pembelajaran ditunjang teknologi, maka proses belajar mengajar akan jauh lebih efektif dan merata,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti.
Program ini disambut antusias oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang menyatakan kesiapan untuk bersinergi dalam pelaksanaan di daerah.
“Kami menyambut baik rencana distribusi Smart Board dari pemerintah pusat. Ini sangat membantu daerah seperti Kalimantan Tengah, di mana akses terhadap teknologi pembelajaran masih menjadi tantangan,” ujar Reza Prabowo di Palangka Raya, baru baru ini.
Dukungan ini akan disinergikan dengan program sekolah dan kuliah gratis serta distribusi alat bantu belajar yang sudah berjalan di Kalteng. (HERMAWAN DP/R)









