PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Disnakertrans Kalteng Farid Wajdi menyebut perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi mahasiswa KKN dan siswa magang bukan lagi opsi, melainkan kebutuhan nyata.

Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan sosialisasi manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palangka Raya, diikuti oleh kalangan SMK dan perguruan tinggi.

“Mahasiswa dan siswa magang memiliki risiko kerja yang nyata, baik saat berada di institusi pemerintah, swasta, maupun di tengah masyarakat,” kata Farid di Palangka Raya, baru baru ini.

Farid menjelaskan bahwa dengan kepesertaan BPJS, seluruh biaya pengobatan dan santunan akibat kecelakaan kerja dapat ditanggung sepenuhnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh institusi pendidikan diharapkan segera mengambil langkah konkret dengan mendaftarkan peserta didiknya secara bertahap.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dunia pendidikan terhadap pentingnya perlindungan sosial bagi peserta didik yang menjalankan aktivitas kerja praktik di lapangan. (HERMAWAN DP/H)