BORNEONEWS, Sampit – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Muhammad Hafiz mendorong pemerintah daerah untuk terus berkomitmen dalam pemerataan fasilitas pendidikan anak usia dini, khususnya di wilayah terpencil dan pelosok desa yang masih minim sarana pendidikan.
Hal ini disampaikannya usai menghadiri peresmian Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Pembina Samuda di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan beberapa waktulalu. Menurut Hafiz, langkah Pemerintah Kabupaten Kotim melalui Dinas Pendidikan patut diapresiasi sebagai bukti nyata peningkatan kualitas dan akses pendidikan usia dini.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bupati Kotim dan jajaran Dinas Pendidikan atas peresmian TK Negeri Pembina Samuda. Ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Samuda dan Dapil III secara umum,” ujarnya, Sabtu, 14 Juni 2025.
Hafiz menjelaskan, keberadaan TK negeri di wilayah Samuda sangat strategis mengingat selama ini minim fasilitas pendidikan formal prasekolah. Pendidikan anak usia dini, menurutnya, merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter dan kecerdasan generasi masa depan.
“Semakin dini anak mendapatkan pendidikan berkualitas, semakin besar peluang mereka tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, dan berkarakter,” tambahnya.
Ia juga mendorong agar program peresmian TK negeri seperti di Samuda dapat diperluas ke kecamatan-kecamatan lain. Pemerataan akses pendidikan anak usia dini harus menjadi prioritas untuk memastikan setiap anak di Kotim memperoleh kesempatan belajar yang setara.
“Langkah ini harus menjadi contoh dan dilanjutkan ke wilayah lainnya. Jangan sampai anak-anak di desa-desa tertinggal dalam akses pendidikan sejak dini,” tuturnya
Dirinya mengapresiasi kepada semua pihak yang berkontribusi dalam berdirinya sekolah tersebut, terutama Yayasan TK Pertiwi 1 Samuda, Camat Mentaya Hilir Selatan, Lurah Basirih Hilir, dan Korwil Mentaya Hilir Selatan.
Peresmian TK Negeri Pembina Samuda juga menandai perubahan status dari sebelumnya sekolah swasta menjadi sekolah negeri di bawah naungan Dinas Pendidikan Kotim. Diharapkan, status baru ini dapat meningkatkan mutu pendidikan baik dari segi sarana prasarana maupun kualitas tenaga pengajar.
“Kehadiran TK negeri ini menjadi pemacu peningkatan standar pendidikan di Samuda dan memperluas pemerataan pendidikan yang berkeadilan di Kotim,” tutup Hafiz. (DEWI PATMALASARI/H)









