PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani aksi premanisme dan ormas bermasalah yang dapat mengganggu keamanan, ketertiban, investasi, dan dunia usaha di daerah.

Pernyataan itu disampaikan saat membuka Rapat Evaluasi Pembentukan Satuan Tugas Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Ormas Bermasalah di Hotel Best Western.

“Terutama untuk menangani aksi premanisme dan ormas bermasalah yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Indonesia umumnya dan di Provinsi Kalimantan Tengah khususnya,” tutur H. Agustiar Sabran, baru baru ini

Satgas Terpadu akan menjadi garda terdepan dalam pengawasan, penindakan, dan pembinaan terhadap berbagai bentuk gangguan oleh kelompok preman maupun ormas.

Agustiar juga menekankan pentingnya sinergi antarpihak sebagai bagian dari pembinaan dan pengawasan, sejalan dengan Falsafah Huma Betang yang mengedepankan hidup rukun dan toleran.

Ia menutup sambutan dengan ajakan memperkuat komitmen bersama bahwa negara hadir dan tidak memberi ruang bagi praktik yang mengganggu ketenteraman. (HERMAWAN DP/R)