PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kota Palangka Raya, Yohn Benhur G Pangaribuan menekankan transformasi perpustakaan kota menjadi lebih dari sekadar tempat membaca.

Perpustakaan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya kini dirancang untuk melayani semua kalangan masyarakat, tanpa memandang usia, latar belakang, atau kemampuan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan literasi, pengetahuan, dan akses informasi bagi seluruh warga.

Transformasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari koleksi buku yang lebih beragam dan up-to-date, hingga fasilitas dan layanan yang lebih nyaman dan ramah pengguna. Perpustakaan juga diharapkan menjadi tempat yang menarik dan inspiratif bagi semua pengunjung.

"Dengan menyediakan akses internet dan berbagai teknologi informasi, perpustakaan bertujuan untuk menjembatani kesenjangan digital dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua orang untuk mengakses informasi dan pengetahuan," katanya, Sabtu, 14 Juni 2025.

Lanjutnya hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain sebagai tempat membaca, perpustakaan juga difungsikan sebagai pusat kegiatan belajar dan pengembangan diri.

Berbagai program dan kegiatan, seperti pelatihan, workshop, dan diskusi, akan rutin diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat.

Dispursip Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan.

"Tujuannya adalah untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran seumur hidup dan ruang publik yang bermakna bagi masyarakat Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/R)