PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kota Palangka Raya menggelar sosialisasi dan pelatihan pencegahan serta penanggulangan kebakaran di Klinik Orchid pada Sabtu, 14 Juni 2025.

Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan tenaga kesehatan dalam menghadapi potensi kebakaran di fasilitas pelayanan kesehatan.

Kepala Diskarmat Palangka Raya, Gloriana Aden, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis tenaga kesehatan dalam mitigasi risiko kebakaran.

"Pelatihan juga mendorong implementasi standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kebakaran dan pemanfaatan alat pemadam api ringan (APAR) secara efektif dan efisien," katanya, Sabtu, 14 Juni 2025.

Materi pelatihan meliputi teknik penanganan dan pencegahan kebakaran menggunakan peralatan tradisional seperti karung goni basah dan pasir, penanganan kebakaran akibat kebocoran tabung gas elpiji, serta perawatan dan pengoperasian APAR dengan metode PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep).

Pelatihan diberikan secara interaktif dengan kombinasi ceramah, demonstrasi lapangan, dan simulasi penggunaan APAR. Instruktur pelatihan berasal dari Bidang Pemadaman Diskarmat Palangka Raya, antara lain Yulieter (Plt. Kepala Seksi Informasi dan Data), Ariyadi Kristomi, dan Ahmad Agus Salim.

Para peserta diberikan kesempatan untuk berlatih langsung menggunakan APAR guna memastikan pemahaman dan keterampilan yang optimal. Hal ini penting untuk memastikan respons cepat dan tepat dalam menghadapi situasi darurat kebakaran.

"Dengan pelatihan ini, diharapkan Klinik Orchid dapat meningkatkan kemampuan deteksi dini, respons cepat, dan tindakan mitigasi terhadap potensi kebakaran, sehingga dapat meminimalisir risiko dan kerugian yang mungkin terjadi," pungkasnya. (PATHUR/R)