SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Turnamen HNR Cup I Tahun 2025 bukan hanya ajang hiburan olahraga, melainkan menjadi momentum kebangkitan sepak bola di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

“Turnamen ini menjadi momentum kebangkitan sepak bola Kotim. Kehadiran bintang-bintang legendaris di tim Ardina Legend dan Sampit All Star memberi inspirasi sekaligus kebanggaan bagi masyarakat,” kata Bupati Kotim Halikinnor, Sabtu, 14 Juni 2025.

Dirinya membuka HNR Cup I 2025 di Lapangan Sepak Bola Stadion 29 Nopember Sampit. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kotim Irawati, Wakil Ketua I DPRD Kotim Juliansyah, dan Anggota DPRD Kotim Dapil II Paliansyah.

Halikinnor mengatakan, kehadiran pemain-pemain yang pernah berkiprah di Liga Indonesia hingga luar negeri pada ajang HNR Cup tersebut diharapkan menjadi motivasi kuat bagi generasi muda.

Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia, sponsor, serta semua pihak yang telah menyukseskan gelaran ini. Ia berharap turnamen ini menjadi wadah menanamkan nilai sportivitas, kerja sama, dan semangat pantang menyerah.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotim Wiyono menyebut HNR Cup I 2025 sebagai hadiah 100 hari kerja Bupati Kotim.

Ia menyampaikan kegiatan tersebut sangat dinantikan masyarakat dan memiliki peran strategis dalam konsolidasi potensi serta pencarian bibit atlet sepak bola unggul.

“Turnamen ini diikuti 64 tim. Ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga mempererat silaturahmi serta menjadi ajang menunjukkan semangat dan dedikasi para pemain,” tutur Wiyono.

Ia berharap seluruh tim dapat menjaga sportivitas dan semangat dalam setiap pertandingan, serta menjadikan event ini sebagai momentum positif untuk pembinaan jangka panjang, terutama menyongsong Porprov 2026.

Perwakilan Panitia HNR Cup, Adi Wahyudi, menuturkan 64 tim peserta berasal dari Kotim, Seruyan dan Kobar. Bahkan tim diperkuat pemain dari berbagai level, mulai dari Liga 1, Liga 2, hingga Liga 3 nasional. Pertandingan akan berlangsung selama 32 hari, dari babak penyisihan hingga final.

“Komposisi pemain tidak dibatasi usia, namun kami mendorong tim mengutamakan pemain muda sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov 2026. Harapannya, turnamen ini menjadi titik balik kebangkitan sepak bola Kotim yang dulu dikenal sebagai barometer sepak bola Kalimantan Tengah,” tegas Adi.

Ia juga berharap ke depan Pemerintah Daerah dapat mendukung penuh pembentukan Askab PSSI Kotim sebagai upaya membangkitkan kembali ekosistem sepak bola lokal yang berkelanjutan.

HNR Cup I 2025 diawali dengan pertandingan persahabatan antara Sampit All Star melawan Ardina Legend dengan skor akhir 2-3, kemenangan untuk Ardina Legend. Dilanjutkan pertandingan babak penyisihan antara Gurita FC melawan Serumpun FC. (DEWI PATMALASARI/R)