BORNEONEWS, Palangka Raya – Tim Penggerak Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah (TP Posyandu Kalteng) terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kini, posyandu tak hanya fokus pada aspek kesehatan, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang lebih menyeluruh melalui pendekatan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
“Dulu posyandu identik dengan pelayanan kesehatan saja, namun sekarang sudah berkembang menjadi pusat layanan terpadu yang mencakup enam bidang penting,” ungkap Ketua TP Posyandu Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, di Palangka Raya, Minggu, 15 Juni 2025.
Adapun keenam bidang SPM tersebut mencakup, pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, dan ketenteraman, ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat
Menurut Aisyah, pendekatan ini adalah wujud komitmen dalam memberikan layanan dasar yang lebih merata dan adil, selaras dengan visi misi Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo yang mengedepankan pembangunan dari desa hingga ke kota.
“Program ini merupakan amanah dari pemerintah pusat dan terus kami sosialisasikan ke seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah,” jelasnya.
Sebagai bentuk nyata komitmen, bantuan dari Gubernur Agustiar Sabran disalurkan melalui TP Posyandu Kalteng, masing-masing sesuai dengan enam bidang pelayanan.
Beberapa bantuan yang telah disalurkan antara lain, Bidang Pendidikan: 100 paket alat tulis dan kotak pensil untuk anak-anak PAUD dan Bidang Kesehatan: Timbangan bayi, timbangan injak, dan pita LILA untuk mendeteksi gizi buruk.
Selain itu juga Bidang Pekerjaan Umum: Satu set alat sanitasi air bersih, Bidang Perumahan Rakyat: Bantuan bedah rumah untuk tiga keluarga penerima perbaikan rumah tidak layak huni, Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum: Alat pemadam api ringan dan Bidang Sosial: 20 paket sembako berisi gula, minyak goreng, dan makanan ringan.
Melalui transformasi ini, Posyandu Kalteng diharapkan menjadi pusat layanan masyarakat yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan warga.









