PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Sebanyak 370 siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kotawaringin Barat (Kobar) mengikuti tes kelayakan sebagai calon warga PSHT.

Kegiatan ini digelar di Padepokan Sekar Tunjung Madya, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kilometer 13 Pangkalan Bun, pada Minggu, 15 Juni 2025.

Ketua PSHT Cabang Kotawaringin Barat, Pusat Madiun, Rudolf Dita, menjelaskan bahwa peserta tes terdiri dari 260 siswa laki-laki dan 110 siswa perempuan. Selain berasal dari berbagai ranting di wilayah Kobar, ada pula peserta yang datang dari Kabupaten Sukamara.

“Sebelum menjadi warga PSHT, maka harus dilakukan uji kelayakan. Ini penting agar kualitas calon warga benar-benar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan organisasi,” ujar Rudolf kepada wartawan.

Ia menambahkan, bahwa proses seleksi ini merupakan bagian penting dalam menjaga integritas dan kualitas anggota PSHT, yang tidak hanya dituntut kuat secara fisik, tetapi juga memiliki karakter dan mental yang baik.

Materi tes yang diberikan kepada peserta meliputi senam dasar, jurus-jurus bela diri, serta pemahaman teori dan nilai-nilai organisasi PSHT.

Kegiatan dilakukan secara bertahap, sejak pagi hingga sore hari dan berlangsung dalam suasana tertib serta penuh semangat.

“Tes ini bukan hanya ajang untuk menunjukkan kemampuan fisik, tetapi juga menjadi sarana penilaian karakter dan pemahaman nilai-nilai luhur yang diajarkan PSHT,” sambung Rudolf.

Ia menekankan bahwa PSHT tidak semata-mata mengajarkan seni bela diri, tetapi juga menanamkan nilai-nilai persaudaraan, etika, dan kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Setelah sah menjadi warga PSHT, kami berharap mereka tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga matang secara mental dan memiliki sikap yang menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan kebajikan di tengah kehidupan bermasyarakat,” tutup Rudolf.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin yang menunjukkan komitmen PSHT dalam mencetak generasi muda yang tangguh, beretika, dan siap memberikan kontribusi positif bagi daerahnya. (DANANG/j)