TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur mulai merealisasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto. Penyaluran tahap pertama dilaksanakan di Kecamatan Dusun Timur, dan dipantau langsung oleh Asisten I Sekretariat Daerah Barito Timur, Ari Panan P Lelu, Senin, 16 Juni 2025.

Peninjauan dimulai pukul 07.30 WIB di SD Negeri 3 Tamiang Layang. Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah terkait, Camat Dusun Timur, serta tim dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Dusun Timur yang menjadi pelaksana program di lapangan.

“Pada tahap pertama ini, kami menyasar 13 satuan pendidikan, yang terdiri dari 3 TK, 6 SD, 3 SLTP dan 1 SMK, dengan total 2.500 porsi makanan bergizi yang dibagikan,” ungkap Ari Panan di sela peninjauan. 

Ia juga menambahkan, program serupa telah lebih dulu dijalankan di wilayah Kecamatan Dusun Tengah dan akan terus diperluas secara bertahap hingga mencapai 3.000 porsi ke depan. Ari memastikan pendistribusian makanan berjalan lancar dan memperhatikan standar kualitas yang ketat. 

“Kami pastikan kualitas makanan tetap terjaga. Anak-anak yang memiliki alergi makanan tertentu perlu diinformasikan pihak sekolah kepada penyelenggara agar dapat disesuaikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Asisten I juga mengimbau siswa dan orang tua untuk turut mendukung program ini dengan membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat. 

“Siswa diminta membawa alat makan sendiri, mencuci tangan sebelum makan, serta tidak lupa berdoa. Kami juga meminta perhatian orang tua terkait ketidakhadiran atau kondisi kesehatan anak,” tambah Ari.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 3 Tamiang Layang, Salikurnima, menyambut antusias pelaksanaan program MBG. Ia mengatakan bahwa dari 12 ruang kelas di sekolahnya, sebanyak 10 kelas telah menerima manfaat makanan gratis tersebut.

“Menu yang disiapkan cukup bervariasi, dan anak-anak terlihat sangat senang. Kami berharap ke depan variasi menu terus ditingkatkan dan koordinasi terkait alergi makanan bisa lebih diperhatikan,” tutur Salikurnima.

Program MBG ini merupakan wujud komitmen Pemkab Barito Timur dalam mendukung program nasional guna memperkuat pemenuhan gizi anak sekolah serta membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi. (AGUSTINUS BOLE MALO)