SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Fraksi Partai Golkar DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) menyoroti sejumlah proyek pembangunan yang hingga kini masih mangkrak dan belum menunjukkan kejelasan penyelesaian. Hal ini dinilai sebagai bukti nyata kegagalan dalam perencanaan program dan penganggaran daerah.

Bendahara Fraksi Golkar DPRD Kotim, Mariani, menyatakan bahwa selama periode pemerintahan saat ini, belum terlihat solusi konkret atas proyek-proyek besar yang menelan anggaran ratusan miliar namun berakhir tanpa manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Pembangunan yang mangkrak tidak ada solusi. Ini menjadi pertanyaan besar. Proyek-proyek besar seperti Gedung Sampit Expo, kawasan wisata Ujung Pandaran, sirkuit balap, hingga Pasar Mangkikit di Jalan Antasari. Semuanya belum memberikan hasil sebagaimana yang diharapkan. Uang rakyat yang digelontorkan menjadi sia-sia,” kata Mariani, Senin, 16 Juni 2025.

Mariani menambahkan, situasi ini harus menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah agar lebih berhati-hati dalam menyusun program prioritas. Menurutnya, setiap perencanaan ke depan harus melalui studi kelayakan yang mendalam sehingga anggaran yang dikeluarkan tidak terbuang percuma.

“Ini harus menjadi pelajaran bersama. Segera di carikan solusi dan kedepan dalam perencanaan perlu dilakukan studi kelayakan yang mendalam agar setiap rupiah yang di keluarkan betul-betul bermanfaat buat rakayat,” tambahnya.

Fraksi Golkar juga mendesak pemerintah daerah agar segera mencarikan solusi terhadap proyek-proyek yang mangkrak tersebut, baik dengan melanjutkan pembangunan, mengalihkan fungsi, atau melakukan audit menyeluruh terhadap penyebab kegagalan proyek. (DEWI PATMALASARI/j)