BORNEONEWS, Palangka Raya - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menyelenggarakan Pelatihan Perlindungan dan Pengamanan Hutan berbasis aplikasi digital TreeAdopt di Desa Tanjung Terantang pada Rabu, 12 Juni 2025. Kegiatan ini menghadirkan 30 peserta dari dua Kelompok Tani Hutan atau KTH, yaitu HKm Tani Sejati dan HKm Mawar Bersemi.
Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan Program Adopsi Pohon, sebagai inovasi digital yang memungkinkan partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian hutan secara berkelanjutan. Dengan pendekatan kemitraan berbasis teknologi, pelatihan ini diharapkan memperkuat upaya pengamanan hutan secara kolektif.
Asisten Manager RaCP PT SSMS, Amrin Fauzi Lubis, menegaskan bahwa kolaborasi dengan komunitas lokal sangat penting dalam perlindungan kawasan hutan.
"Penggunaan aplikasi TreeAdopt, katanya, dapat meningkatkan efektivitas patroli dan pemantauan ekosistem secara real-time," kata Amrin dalam rilisnya pada Senin, 16 Juni 2025.
Selama sesi pelatihan, peserta tampak antusias mencoba fitur-fitur dalam aplikasi dan berbagi pengalaman saat melakukan patroli. Menurut Amrin, kemudahan teknologi ini menjadikan proses perlindungan hutan lebih efisien dan mendatangkan manfaat tambahan bagi kelompok HKm.
“Melalui aplikasi TreeAdopt, kegiatan patroli menjadi lebih terstruktur dan datanya dapat dimonitor dalam jangka panjang,” ujar Amrin.
--page
Ia juga menyampaikan bahwa pelatihan ini mengacu pada panduan teknis dari Kementerian Kehutanan.
Sementara itu, Chief Sustainability Officer PT SSMS, Henky Satrio Wibowo, menyebut bahwa inisiatif ini merupakan yang pertama di Kotawaringin Barat, bahkan bisa jadi di Kalimantan Tengah.
“Program adopsi pohon melalui TreeAdopt berpotensi memperbesar manfaat ekonomi dan ekologi bagi masyarakat lokal,” tutup Henky. (TESTI PRISCILLA/Y)









