PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Pemerintah Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten  Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar kegiatan sosialisasi Setop BABS atau Buang Air Besar Sembarangan, sebagai langkah nyata untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup bersih dan sehat.

Kegiatan ini dilaksanakan pada 15 Juni 2025 dan menyasar seluruh warga di wilayah kelurahan tersebut. 

Dalam kegiatan itu, Lurah Raja Seberang Yaumil bersama jajarannya turun langsung ke lapangan, memberikan pengarahan, serta melibatkan masyarakat dalam pemasangan stiker STOP BABS - Dilarang Buang Air Besar Sembarangan Demi Kesehatan dan Kebersihan Kelurahan dan Lingkungan Kita.

“Buang air besar sembarangan masih menjadi tantangan di beberapa lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah kebiasaan buruk yang masih terjadi di masyarakat,” jelas  Lurah,Senin, 16 Juni 2025.

Menurut Lurah, perilaku tersebut sangat berdampak pada pencemaran lingkungan dan berisiko terhadap kesehatan warga. Oleh karena itu, melalui sosialisasi ini pihak kelurahan ingin menanamkan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama sanitasi.

--page

“Mari kita jaga air dan lingkungan kita agar tidak tercemar. Menjaga sanitasi adalah tanggung jawab kita bersama,” jelas Lurah 

Lurah menjelaskan pemasangan stiker dilakukan di berbagai titik strategis, seperti jamban umum, tembok rumah warga, hingga fasilitas publik lainnya. Langkah ini sebagai pengingat visual agar masyarakat tidak lagi melakukan BABS.

"Respon masyarakat terhadap kegiatan ini juga sangat positif. Warga terlihat antusias mengikuti sosialisasi, serta aktif terlibat dalam proses pemasangan stiker dan menyampaikan komitmennya untuk hidup lebih bersih. Harapanya dengan kegiatan ini bisa memicu perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup sehat dan bersih, serta menjadikan Kelurahan Raja Seberang sebagai wilayah bebas BABS dan peduli terhadap kebersihan lingkungan," pungkasnya. (WAHYU KRIDA/Y)