BORNEONEWS, Palangka Raya -Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Jati Asmoro menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan satwa di kawasan Nyaru Menteng.
Menurutnya, selain sebagai kawasan konservasi, Nyaru Menteng juga memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata edukatif yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
“Nyaru Menteng bukan hanya tempat rehabilitasi orangutan, tapi juga aset wisata alam yang bernilai tinggi. Karena itu, kesehatan satwa yang ada di sana harus benar-benar dijaga agar menjadi daya tarik wisata yang berkualitas,” ujar Jati, Senin 16 Juni 2025.
Ia menilai bahwa pengelolaan kawasan tersebut sudah cukup baik, namun tetap memerlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk memastikan standar kesehatan dan kesejahteraan satwa tetap terpenuhi.
Jati juga mendorong adanya sinergi antara pengelola konservasi dengan sektor pariwisata agar kunjungan ke kawasan ini dapat memberikan pengalaman yang berkesan tanpa mengganggu ekosistem yang ada.
“Jika dikelola dengan tepat, kawasan seperti Nyaru Menteng bisa menjadi ikon wisata yang tidak hanya mendatangkan manfaat ekonomi, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi satwa dan lingkungan,” tambahnya.
Ia berharap Pemerintah Kota Palangka Raya bersama instansi terkait terus memberikan perhatian serius terhadap kawasan konservasi seperti Nyaru Menteng sebagai bagian dari upaya pelestarian alam dan pengembangan potensi wisata daerah. (MARINI/R)









