BORNEONEWS, Tamiang Layang – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Tamiang Layang–Ampah, tepatnya di Desa Dayu, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, Selasa, 17 Juni 2025.
Satu orang pengendara tewas dan dua lainnya mengalami luka berat dalam peristiwa yang mengejutkan warga sekitar tersebut.
Kecelakaan nahas ini melibatkan tiga unit sepeda motor yakni Honda Revo KH 4972 KL, Honda Vario 150 KT 6364 EAF dan Yamaha Aerox KH 4593 KL.
Korban meninggal dunia adalah Uncesmanto (40), warga Desa Tarinsing, Kecamatan Paku, yang mengalami cedera kepala berat dan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD Tamiang Layang. Penumpangnya, Endang Martalina (38), mengalami luka lecet di kaki kanan.
Sementara itu, pengendara Honda Vario, M Abimayu Hamsan Artini (15), seorang pelajar asal Paser, Kalimantan Timur, mengalami cedera kepala berat dan patah pada telapak tangan kiri.
Sedangkan pengendara Yamaha Aerox, Samuel Octo Sabdanu (20), anggota Polri asal Desa Kupang Baru, mengalami luka lecet di tangan kiri dan luka terbuka di jempol kaki kiri.
Kasatlantas Polres Barito Timur, Iptu Asri Putra Bahari, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat Honda Revo yang dikendarai Uncesmanto berboncengan dengan Endang melaju searah dengan sepeda motor CBR.
Dari arah belakang, Yamaha Aerox yang dikendarai Samuel mencoba mendahului di jalan yang beraspal kasar dan bergelombang. Saat itu, datang pula dari arah belakang Honda Vario yang dikendarai Abimayu.
“Karena jarak yang terlalu dekat dan kondisi jalan yang kurang mendukung, tabrakan pun tak terhindarkan. Yamaha Aerox bersenggolan dengan Honda Vario, yang kemudian oleng dan menabrak Honda Revo dari belakang,” terangnya.
Petugas Satlantas langsung turun ke lokasi kejadian, mengamankan barang bukti, dan mencatat keterangan para saksi. Kerugian materi akibat insiden ini ditaksir mencapai Rp5 juta.
Iptu Asri mengimbau para pengendara untuk selalu waspada, menjaga jarak aman serta tidak memacu kendaraan di luar batas kewajaran, terlebih di jalan dengan kondisi rusak atau sempit.
“Kami mengingatkan masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara,” pungkasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)









