PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemprov Kalteng menilai pelatihan Government Transformation Academy (GTA) 2025 sebagai langkah penting untuk mengubah pola pikir ASN di tengah transformasi digital.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran melalui Kepala BPSDM Kalteng, Nunu Indriani menyebut bahwa GTA bertujuan menciptakan ASN yang profesional dan mampu menjawab tantangan teknologi.

“Transformasi digital bukan sekadar penggunaan teknologi, melainkan tentang bagaimana kita membangun budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik,” kata Nunu.

GTA merupakan hasil kerja sama BPSDM Provinsi Kalteng dan Pusat Pengembangan Aparatur Komunikasi Digital Kominfo RI.

Selain pelatihan, kegiatan ini juga mendukung penguatan jejaring antarinstansi serta pemberian sertifikasi kompetensi ASN.

“Kami berharap para peserta memiliki keberanian untuk melakukan perubahan nyata di unit kerja masing-masing,” ujarnya. (HERMAWAN DP/R)