BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong peningkatan kapasitas ASN melalui pelatihan Government Transformation Academy (GTA) dengan sertifikasi nasional dari Kominfo RI.
ASN yang lulus akan mendapatkan sertifikat dari BPSDM Komdigi RI, sementara yang tidak lulus tetap menerima surat keterangan telah mengikuti pelatihan.
“Pelatihan ini memastikan ASN memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikat resmi,” ujar Kepala BPSDM Kalteng Nunu Andriani di Palangka Raya, baru baru ini.
Peserta mengikuti pelatihan dalam beberapa bidang utama, termasuk SPBE, Junior Office Operator, Visualisasi Data, dan Fasilitator Pembelajaran Digital.
Pelatihan berlangsung selama lima hari dengan pendekatan klasikal, dan didukung fasilitator dari BPSDMP Kominfo Banjarmasin dan BPSDM Komdigi.
Program ini juga merupakan pelaksanaan agenda reformasi birokrasi dan digitalisasi yang berbasis regulasi nasional seperti SPBE dan Manajemen ASN.
“ASN berpola pikir digital menjadi ujung tombak pemerintahan modern,” tegas Kepala Pusat Pengembangan Aparatur Komdigi RI Noor Iza.
Pelatihan Government Transformation Academy Tahun 2025 terdiri atas beberapa jenis pelatihan yang berlangsung secara serentak.
Di antaranya Pelatihan Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Junior Office Operator, masing-masing digelar selama lima hari, dari 16 hingga 20 Juni 2025.
Selain itu, terdapat juga Pelatihan Fasilitator Pembelajaran Digital Menengah pada 16–18 Juni 2025, serta Pelatihan Visualisasi Data yang berlangsung hingga 19 Juni 2025. (HERMAWAN DP/R)









