BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan memberikan beasiswa penuh kepada delapan siswa untuk melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR).
"Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Sukamara dan UMPR. Pendaftaran memang dikhususkan untuk dua fakultas di bidang kesehatan,” jelas Wakil Rektor III UMPR, Apt. Guntur Satrio Purnomo, M.Si, Selasa, 17 Juni 2025.
Guntur menyampaikan bahwa delapan calon mahasiswa saat ini sedang menjalani serangkaian seleksi ketat, mulai dari tes MMPI, pemeriksaan kesehatan fisik, tes buta warna, hingga audiometri. Tahap berikutnya akan dilanjutkan dengan tes Computer-Based Test (CBT) dan wawancara.
Untuk mendukung kelancaran proses seleksi, UMPR juga menyediakan asrama sementara sebagai tempat tinggal peserta. Semua biaya seleksi, akomodasi, serta kebutuhan lainnya ditanggung sepenuhnya oleh Pemkab Sukamara.
Rektor UMPR, Dr. Muhammad Yusuf, M.AP, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dari Pemkab Sukamara.
“Kami siap mendampingi dan membina generasi unggul dari Kalimantan Tengah. Kolaborasi ini adalah contoh nyata sinergi strategis antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah,” ujarnya.
UMPR juga membuka peluang kerja sama serupa bagi kabupaten/kota lain di Kalimantan Tengah, guna mendukung visi “Satu Rumah Satu Sarjana” yang dicanangkan Gubernur Kalteng.
Bupati Sukamara, Masduki, mengatakan bahwa program beasiswa ini sejalan dengan semangat Pemprov Kalimantan Tengah dalam mendorong pemerataan pendidikan hingga ke pelosok.
“Kami ingin mencetak generasi muda yang cerdas, sehat, dan mampu bersaing. UMPR adalah mitra ideal untuk mewujudkan visi tersebut,” tuturnya.
Masduki berharap para penerima beasiswa nantinya kembali ke daerah sebagai tenaga profesional di bidang kesehatan sekaligus agen perubahan untuk pembangunan Sukamara.
Salah satu peserta seleksi, Aqila Safira Pujiantoro, mengungkapkan alasannya mengikuti program ini.
“Saya ingin meringankan beban orang tua dan memang bercita-cita berkarier di dunia kesehatan. Semoga saya bisa diterima di UMPR dan suatu hari kembali ke Sukamara untuk membantu meningkatkan layanan kesehatan di kampung halaman,” ujarnya penuh semangat.









