PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun -  Tradisi adat Baayun dan Kudading kembali digelar di kediaman H. Abdul Rasyid AS di Jalan Hasanuddin, Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu, 18 Juni 2025 yang bertepatan dengan 22 Dzulhijjah 1446 Hijriah.

Acara Baayun yang diisi dengan pembacaan doa serta lantunan syair-syair Islami ini merupakan bagian dari prosesi adat untuk Muhammad Arrasya Adriyanor Rasyid bin Jemmy Adriyanor dan Nicky Pitaloka, cucu dari tokoh pengusaha nasional dan owner CBI Group, H. Abdul Rasyid AS.

Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah usai kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi terhadap pelestarian budaya lokal tersebut.

“Acara budaya tradisional seperti ini di zaman sekarang memang sudah sangat jarang kita lihat. Di tengah era digitalisasi dan modernisasi, kegiatan seperti ini perlu kita lestarikan. Saya sangat mengapresiasi keluarga besar Bapak Haji Abdul Rasyid, khususnya Bapak Jemmy Adriyanor dan Ibu Nicky, yang telah mengangkat kembali kearifan lokal melalui tradisi ini,” jelas Bupati

Menurut Bupati, upaya untuk menjaga dan melestarikan budaya daerah adalah bentuk nyata dari cinta terhadap warisan leluhur dan identitas lokal yang kaya nilai.

--page

Sementara itu, H. Ruslan AS, kakak dari H. Abdul Rasyid AS, menyampaikan bahwa keluarga mereka memang memiliki komitmen kuat untuk terus menjaga budaya tradisional yang sarat makna ini.

“Keluarga kami memang terus berupaya untuk melestarikan budaya tradisional ini. Kalau tidak kita rawat, bisa saja lama kelamaan budaya ini akan punah. Padahal ini tidak bertentangan dengan syariat agama Islam,” ujar H. Ruslan AS

H. Ruslan AS berharap, tradisi seperti Baayun dan Kudading bisa terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus agar tidak hilang ditelan zaman. (WAHYU KRIDA/Y)